Close
 
Selasa, 2 September 2014   |   Arbia', 7 Dzulqaidah 1435 H
Pengunjung Online : 2.515
Hari ini : 19.992
Kemarin : 22.071
Minggu kemarin : 167.818
Bulan kemarin : 677.761
Anda pengunjung ke 97.078.688
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

28 november 2009 03:30

Menjunjung Duli di Istana Maimon

Menjunjung Duli di Istana Maimon

Medan, Sumatra Utara - Istana Maimon Medan selalu menawarkan beragam jenis acara yang bisa dinikmati masyarakat umum dan juga sebagai menu pariwisata, seperti upacara Menjunjung Duli misalnya.

Ratusan warga Kota Medan, baik tokoh masyarakat maupun turis lokal menghadiri upacara adat Menjunjung Duli di Istana Maimon Medan.

“Mereka yang datang merupakan warga yang tinggal berdekatan dengan lokasi istana serta ada juga pengunjung yang datang dari Serdang Bedagai dan Jakarta,” kata Sekretaris Sultan Deli Istana Maimon Tengku Fauzi Ddin, di Medan, Jumat.

Upacara adat Menjunjung Duli yang digelar dua kali setiap tahun pada perayaan Idul Fitri dan Idul Adha merupakan acara untuk bersilahturahmi dengan Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Aria Lamanjiji.

Namun, berhubung sultan tidak bisa hadir, digantikan oleh Raja Muda Deli (Pemangku Sultan Deli), Tengku Hamdi Oesman Delikhan yang memimpin upacara tersebut.

“Sekitar 200 orang hadir menyaksikan acara tersebut dan antusias dari masyarakat cukup banyak yang ingin bersilahturahmi serta berjabat tangan dengan Raja Muda Deli serta keluarga istana lainnya,” ujarnya.

Acara yang dilakukan setelah pelaksanaan Shalat Idul Adha ini, berlangsung dengan khidmat, dan pengunjung yang datang sangat senang bisa turut hadir di dalamnya.

“Pengunjung selalu menunggu kesempatan untuk dapat bersilahturahmi dengan Sultan. Selain itu, mereka juga dipersilahkan mencicipi hidangan dan makanan khas istana yakni lontong sayur dan roti jala,” jelasnya.

Dia menjelaskan, berbagai persiapan dilakukan agar acara dapat terselenggara dengan baik. Mulai dari menata ruangan utama, serta menyediakan beberapa makanan khas istana.

Menurut dia, Menjunjung Duli merupakan salah satu adat kebudayaan di Sumut yang harus tetap dilestarikan, dan masyarakat khususnya para generasi muda dapat menjaga kebudayaan sejarah yang ada di daerahnya.

“Sejarah kebudayaan yang telah ada sejak ratusan tahun ini dapat terus dilestarikan, sehingga kita bisa menunjukkan kepada dunia internasional kalau kita mempunyai adat istiadat yang sangat khas,” tambahnya.(*an/z)

Sumber: http://matanews.com
Kredit Foto: http://wisatamelayu.com


Dibaca : 2.355 kali.

Tuliskan komentar Anda !