Close
 
Selasa, 23 September 2014   |   Arbia', 28 Dzulqaidah 1435 H
Pengunjung Online : 1.648
Hari ini : 14.396
Kemarin : 18.381
Minggu kemarin : 144.183
Bulan kemarin : 677.761
Anda pengunjung ke 97.146.289
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

18 agustus 2009 02:30

Ribuan Orang Serbu Makam Sultan Banten

Ribuan Orang Serbu Makam Sultan Banten

Serang, Banten - Lima hari menjelang puasa Ramadhan, puluhan ribu peziarah dari berbagai daerah di Indonesia memadati kawasan wisata ziarah Sultan Maulana Hasanudin Banten di Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Serang. "Saat ini baru sekitar 50.000-an peziarah yang datang ke sini," kata pengurus makam Sultan Maulana Hasanudin, Komarudin, Minggu (16/8). Angka tersebut akan terus bertambah hingga malam nanti karena selain sudah kebiasaan wisata Banten lama selalu dikunjungi peziarah menjelang Ramadhan, hari itu juga bertepatan dengan hari libur menjelang HUT Kemerdekaan RI.

Akibat padatnya pengunjung membuat petugas di pintu masuk makam Sultan Hasanudin, terpaksa harus naik di atas kursi untuk meminta sumbangan dari pengunjung.  Peziarah yang datang bersama keluarga umumnya berasal dari daerah luar Banten, seperti Jakarta, Bogor, Jawa Barat, Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Ini dapat dilihat dari nomor polisi kendaraan bus yang digunakan peziarah.

Selain mendatangi makam Sultan Hasanudin, peziarah juga mengunjungi makam Maulana Yusuf yang lokasinya tidak jauh dari Banten Lama, sekitar 500 meter dari makam Sultan Maulana Hasanudin.  Aminudin, contohnya, pria asal Bogor Jawa Barat, mengatakan, dirinya mengaku rutin bersama keluarganya melakukan ziarah sebelum memasuki Ramadhan. "Setiap tahun menjelang Ramadhan saya dan keluarga selalu datang ke sini," kata Aminudin.

Pernyataan serupa diungkapkan Rohilah, warga Jakarta Timur, mengatakan, ziarah baginya merupakan kegiatan rutin yang dilakukannya sejak masih di sekolah dasar (SD). "Saya kalau ziarah dari kecil," katanya. Sama halnya dengan Rita, warga Banyuwangi, Jawa Tengah, ia tiap tahun selalu melakukan ziarah, dan kebetulan kali ini bertepatan menjelang bulan puasa. "Rasanya belum pas kalau menjelang ramadhan belum datang ke tempat ini," ungkap Rita.

Banyaknya peziarah dimanfaatkan sejumlah pengemis di kawasan itu untuk meminta sedekah kepada peziarah. Daya tarik Mesjid Agung Banten Lama bukan hanya sekadar kompleks makam penguasa dan keluarga Kesultanan Banten di sisi utara masjid.  Namun, arsitektur mesjid, terutama tumpukan atap, menjadi pesona tersendiri. "Masjid ini satu-satunya peninggalan yang masih utuh," kata Fathuladzim, Ketua Kenadziran Kesultanan Banten Lama. Peziarah juga bisa melihat bangunan sisa-sisa kebesaran Kerajaan Banten, serta beberapa senjata peninggalan Sultan, seperti meriam. (BNJ)

Sumber: http://travel.kompas.com

Kreidt Foto: http://www.kabarpemilu.com
Dibaca : 3.539 kali.

Tuliskan komentar Anda !